Jumat, 17 Februari 2017

Kumpulan santri Al-Hidayah Nurul Falah

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Kami Segenap Santri Santriah AL-hidayah Yang Lucu,Tengil,Ganteng,Kocak,Yang Manis Alami Tanpa Pemanis buatan, Sebelumnya Saya mengucapkan salam kepada rekan rekan seperjuangan Kepada Group Comedi Ecep Hamdan Badranaya,Mulki Sakalih,Arul Kantuy,Jidan Bokseng,Iyang surayang,Irfan Uta,
Terutama A.Empik Rawena anu sok Masihan wae udud,Ujang Ais isma'il anu sering nyuhunkeun udud ka abdi, Tidak Lupa juga Kepada santriah Kocaknya Teh Yani Teh dede,Unuy,Teh Amanda, Teh Irfa,Teh Rika,Teh Enung Syahrini, Untuk Sepesialnya salam Hormat kepada guru saya tercinta Syaikhuna Almukarrom Al-ustad Herman Nf semoga Alloh selalu memberi berkah kepada beliau Amiin,,

dan tak'kan terlupakan juga kepada Bidadari pujaan saya Ukhti Yeni Rahmawati yang selalu membuat saya semangat bila memandangnya,,,,Ciee,,walau kadang dia selalu samutut camberut wae lamun papanggih jeng uing teh,,hehehe tapi ya udahlah,itulah yeni rahmawati sang pujaan abi gkgkgk, Dipesantren Alhidayah itu Santri Santriahnya macam-macam,ada yang Kocak,ada yang serius mulu ada juga yang kumplit serius bisa kocak bisa (Muncek Pribahasa kolotmah kawas Lonok) bisa mencela Putra mencela putri, Hidup di pesantren itu ada suka dan duka, Sukanya bisa kumpul bareng,canda tawa,hereuy,Jogol,ngawangkong(bahasa kolot baheula), Dukanya yaa gitulah namanya juga di pondok sudah terbiasa dari jaman dulu juga,senal lengit wae, Pepsodent ngempesan,sabun sakali ewang,awak budug,duit Pas-Pasan lamun anu kolotna jauh bari dianteran sabulan sakali, Hateteh sok atoh Lamun ges aya Acara Tahlilan,,uuuh atohna moal aya bandingan nana barudakk,,selain menang besek kadangmah sok menang Amplop (ATM) Artos Tinu Maot,

Tapi da beda santri jaman baheula jeng santri  jaman kiwarimah santrina tos Moderen ayeunamah barudaak, moal aya Pribahasa MEURIH ayenamah, Santri baheulamah Mun cek Kolotmah KURU CILEUH KENTEL PEJIT, beres ngaji jam 10 berang kakara init neangan kastrol bari hawu hese hurung,,Tapi da ges biasa Lamun ceuk Ta'limul Mutaalimah Kosong beteng Tambah Pinter, sebalikna santri ayeunamah Kosong beteng Tambah Lapar, Isuk isuk ges beak gehu 20 hahaha itulah Bedanya Santri BAHEULA jeng Santri AYEUNA.

Kembali Keleptop...

Kalian Sudah Tahu kan? Sebenarnya pondok itu tidak seburuk yang kamu bayangkan, yang bayangan mu pondok itu kejam, tempat pembuangan karena orang tua tidak sayang pada kita, atau apalah itu. Sebenarnya semua itu BOHONG  inget  BOHONG. Kalau misalnya orang tua kamu memasukan kamu ke pondok itu bukan berarti orang tua kamu sudah membuang kamu, tapi orang tua kamu itu sayang sama kamu, tidak mau menjerumuskan  kamu ke dalam hal-hal yang negatif. Tau kan pergaulan orang-orang diluar bagaimana? Apalagi sekarang udah tahun 2016!! Pergaulan diluar sana semakin membara, semakin bebas.

Tau tidak? Dengan kamu masuk pondok itu sama saja kamu sudah ngasih 1 tiket surga buat orang tua kamu, apalagi sampe kamu sukses dan menerapkan nilai-nilai pondok. selanjutnya, pondok itu tidak terlalu ketat ko. Tergantung pribadi kamu saja bagaimana, kalau dibawa santai ya pasti biasa aja, tapi kalau dibikin susah ya pastinya membatin lah. Jujur, memang awalnya saya juga dulu merasa tidak betah Berada di Pesantren, saya merasa iri sama teman-teman saya yang bisa sekolah di luar, yang masih bisa main-main, sedangkan saya? dikurung disebuah Gubuk Derita Pondok pesantren. Tapi sekarang saya sadar saya bukan dikurung, saya ngaji, saya sekolah, sama seperti mereka diluar. Dan semua peraturan pondok? lama-lama juga terbiasa.

Ecep Hamdan(Bajang Badranaya),Ega (Gustap) Saeful Mubarok(Bargo),Fahri(Deon) Pa jeng (Saepudin Juhri) Yusuf (Cuplis),Arul (Kantuy) Jidan(Boxeng) Sendi( Sabro) Sansan(Jalu) Oging (Sibos)Iyan adriyan (Careuh ),Frendi (Odong), Riandi ( Surayang) Syamsi A.M,(Ujang) Wa jae (Uwa Tere), Irsyad (Doyok),Mulki Sakalih, Dede Jaber (Emul) Ais Ismail(Kang Bahar) Naimudin Karmaen,Ust.Mukhtar(Bang Gondrong) Abdl.Manaf( Sanafludin), Rais( Tungeu) Muhammad Junaedi( Jutawan Muda Bos Jun) Tatan (Jang Sarjana)

Di Pesantren kami Juga ada Seni Musicnya yaitu seni Musik Islami Marawis

 

 Edititing :Syamsi Cazorla.
Layout: Bargo Oncom


Senin, 13 Februari 2017

Komedian Asal Gunung Tanjung Yang Penomenal


Nama asli :  Ecep Hamdan
Panggilan : Bajang
Tanggal lahir : 15 November 1992
Lahir di : Gunung Tanjung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Zodiac : Scorpio
Terkenal sejak bermain dalam acara komedi "Imtihan Anak MDA Alhidayah" di Ponpes Alhidayah Nf Tasikmalaya

Bajang terlahir dengan nama asli Ecep Hamdan, lahir di Gung Tanjung,Tasikmalaya, Jawa Barat, 15 November 1992. Bajang adalah anak kedua dari empat bersaudara. Komedian dengan slogan "LAKACIKIPLAK THE WAY" ini melejit setelah menjadi pelawak di acara "IMTIHAN ANAK ANAK PESANTREN ALHIDAYAH" (2013). Ia memilih nama panggung Bajang, yang merupakan akronim dari Barudak Jangkar, karena rambutnya yang Gondrong Bak seorang Barudak jangkar kehed.

Bajang berangkat dari keluarga pas-pasan.Sejak kecil, Bajang sudah mencintai musik, terutama lagu-lagu milik Rhoma Irama. Bajang sama sekali tak menyadari bahwa dirinya memiliki bakat melawak. Yang ia tahu, banyak orang terbahak-bahak mendengar celetukan spontan yang dilontarkannya. Bahkan Bajang mengaku kebiasaannya melucu itu diturunkan dari sang Pamanya yang Bernama YUDI atau sering di panggil Setun yang juga memiliki kepribadian banyol.
Sejak kecil, Bajang sudah terbiasa hidup tak enak. Menjadi penjual Tape (Peyeum sampeu) kalau Istilah kata sunda, jagung rebus, hingga dagang Magading juga pernah dilakoninya. Karena himpitan ekonomi setelah menikahi Rika Siti Nur Azizah pada 2007, Bajang mencoba peruntungannya dengan mengikuti audisi pelawak Santri, "APTRI" (2013). Kala itu, Bajang tergabung di grup lawak Baskom bersama dua kawannya, Oging Suwarna dan Mulki Sakalih,serta iyang Riandi surayang. Tak disangka, grupnya keluar sebagai juara. Bajang juga menjadi juara pertama di acara variety show, "Superstar Show" (2013). Masalah keuangan yang dialaminya pun sedikit terpecahkan, karena dari kompetisi tersebut Bajang memenangkan hadiah TV.

Peraih penghargaan "Komedian Terfavorit" di "Panasonic Gobel Awards 2013" dan "Indonesia Kids' Choice Awards 2013" ini dikaruniai empat orang anak dari pernikahan yang sudah dibinanya sejak 2007 dengan Rika Siti Nur Azizah. Tiga anak laki-laki dan satu anak perempuan tersebut bernama Engkus Sonadin, Jenab, Unang daryana dan Asep Hilman yanto,
 Tawaran melawak pun mulai membanjiri agenda Bajang, salah satunya dari "KOMEDI ALHIDAYAH". Acara komedi yang juga dibintangi Seorang artis Papan Atas Syamsi Cazorla, tersebut meraih rating yang cukup tinggi berkat banyolan-banyolan spontan yang dilontarkan Bajang. Perlahan tapi pasti, pria yang memiliki semangat hidup tinggi ini meraih kesuksesan hingga disebut sebagai pelawak termahal 2014. Betapa tidak, Bajang, yang diganjar Rp 4 juta per episode, bisa mengantongi Rp 100 juta per bulannya. Itu pun belum termasuk honor sampinganya Cilok Goang,Tak ayal, jika di penghujung tahun 2015, Bajang sudah bisa memiliki 11 rumah, 80 mobil dan 30 sepeda motor.

Itulah Cerita singkat seorang bajang, semoga dia semakain sukses dalam karirnya sebagai KOMEDIAN